Sinergi dengan Pusat, Bupati Dharmasraya Sukses Boyong Bantuan Pertanian Rp20 Miliar
JAKARTA – (SUMBARKINI.COM) Langkah konkret dalam memastikan kesejahteraan petani dan ketahanan pangan daerah kembali ditunjukkan oleh Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. Bupati Dharmasraya, Annisa Suci Ramadhani, sukses melobi pemerintah pusat guna membawa pulang program dan alokasi bantuan sarana prasarana pertanian senilai kurang lebih Rp20 miliar sepanjang tahun 2026.
Keberhasilan ini dicapai pasca-audiensi intensif antara Bupati Annisa dengan jajaran Kementerian Pertanian (Kementan) RI di Gedung Kementan, Jakarta, Senin (27/7/2026). Dalam pertemuan yang berlangsung penuh keakraban tersebut, Bupati perempuan pertama di Sumatera Barat ini berdiskusi langsung dengan Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Andi Nur Alam Syah, serta Direktur Pascapanen, Rizal Ismail.
Turut didampingi oleh Kepala Dinas Pertanian Dharmasraya, Lasmiyati, Bupati Annisa menegaskan bahwa kunjungannya ke pusat merupakan bentuk ikhtiar nyata. "Langkah menuju ruang pengambilan kebijakan di kementerian ini adalah upaya kami untuk memastikan agar kebutuhan petani di Dharmasraya mendapatkan dukungan yang konkret dari pemerintah pusat," ujarnya.
Selaras dengan Agenda Ketahanan Pangan Nasional
Lobi strategis Pemkab Dharmasraya ini sangat sejalan dengan fokus Kementerian Pertanian pada tahun 2026 yang tengah gencar melakukan mitigasi kekeringan nasional untuk mengamankan target swasembada pangan. Sebagai informasi, pemerintah pusat saat ini tengah menyiapkan dan mendistribusikan 56.000 unit pompa air ke berbagai sentra produksi padi di seluruh Indonesia guna mengantisipasi ancaman musim kemarau dan perubahan iklim.
Selaras dengan program pompanisasi nasional tersebut, diplomasi Bupati Annisa membuahkan alokasi yang sangat signifikan bagi Dharmasraya. Guna mengantisipasi musim kemarau, Kementan mengalokasikan 20 unit pompa air berukuran 6 inci dan 50 unit pompa air 3 inci untuk perairan sawah di Dharmasraya.
Di samping itu, untuk mempercepat pengolahan lahan pada tahap pra-panen, daerah ini menerima bantuan alat dan mesin pertanian (Alsintan) berupa 10 unit Traktor Roda Dua (TR2) dan 5 unit Traktor Roda Empat (TR4). Modernisasi pertanian melalui dukungan Alsintan ini diyakini oleh pemerintah pusat dapat menjaga produktivitas petani sekaligus membantu adaptasi terhadap perubahan cuaca ekstrem.
Modernisasi Pascapanen dan Pemetaan Berbasis Data
Tidak hanya berfokus pada mitigasi kekeringan dan prapanen, Pemkab Dharmasraya juga berhasil mengamankan bantuan teknologi pascapanen yang krusial. Bantuan tersebut meliputi dua unit UV Dryer berkapasitas 10 ton, satu unit Vertical Dryer, satu unit Combine Harvester, dan dua unit Power Thresher.
Bahkan, guna mendukung sistem pertanian yang lebih maju, pemerintah pusat juga menghibahkan satu unit drone. Teknologi ini akan difokuskan untuk pemetaan kawasan pertanian secara presisi, sehingga arah kebijakan dan perencanaan pembangunan sektor pertanian di Dharmasraya ke depannya dapat sepenuhnya berbasis data (data-driven policy).
Penguatan Hilir melalui Gudang Bulog
Sebagai pamungkas dari rangkaian ikhtiar memajukan ekosistem pertanian, Pemkab Dharmasraya dalam waktu dekat juga akan segera merealisasikan pembangunan Gudang Bulog. Kehadiran infrastruktur vital ini diproyeksikan mampu memperkuat penyerapan gabah petani lokal, menjaga stabilitas harga di tingkat produsen, dan memberikan kepastian pasar bagi hasil panen masyarakat.
Dari langkah-langkah strategis yang dikawal secara konsisten ini, Pemerintah Kabupaten Dharmasraya berharap dapat menghadirkan manfaat yang komprehensif. Tidak hanya berdampak langsung pada peningkatan taraf hidup petani, namun juga menjadikan Dharmasraya sebagai salah satu pilar penopang ketahanan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional. (Febri)
