Janagan Menjadi Hakim Sendiri
Ditulis oleh: Zulhendri Zulkifli Imam Said
Barang siapa membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu membunuh orang lain atau bukan karena berbuat kerusakan di bumi, maka seakan-akan ia telah membunuh seluruh manusia. Dan barang siapa memelihara kehidupan seorang manusia, maka seakan-akan ia telah memelihara kehidupan seluruh manusia."(QS. Al-Mā'idah: 32)
Betapa miris ketika kita membaca berita seseorang dikeroyok hingga meninggal karena diduga mencuri. Lebih menyedihkan lagi ketika seorang anak harus menyaksikan ayahnya meninggal di hadapan banyak orang. Padahal dugaan belum tentu berarti terbukti.
Islam adalah agama yang menjunjung tinggi keadilan. Tidak seorang pun boleh dihukum tanpa proses yang benar. Bahkan dalam syariat, setiap perkara harus diteliti dengan adil sebelum dijatuhkan hukuman. Tidak ada ruang bagi tindakan main hakim sendiri.
Allah mengajarkan bahwa membunuh satu jiwa tanpa alasan yang dibenarkan adalah dosa yang sangat besar, seakan-akan membunuh seluruh manusia. Karena itu, jangan biarkan emosi mengalahkan akal dan iman.
Jika kita menyaksikan sebuah pelanggaran, serahkan kepada pihak yang berwenang. Jangan ikut memukul, menghasut, atau menyebarkan kebencian. Seorang mukmin dipanggil untuk menjaga nyawa manusia, bukan menghilangkannya.
Semoga setiap peristiwa yang kita lihat menjadi pelajaran agar kita semakin menjunjung tinggi keadilan, kasih sayang, dan penghormatan terhadap nyawa manusia.
Ya Allah, jauhkan kami dari segala bentuk kezaliman. Karuniakan kepada kami hati yang adil, sabar, dan penuh kasih sayang
