Shalat Hanya Sampai Kita Meninggal
Ditulis oleh: Zulhendri Zulkifli Imam Said
“Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).” (QS. Al-Hijr: 99)
Selama pintu masih terbuka, selama napas masih ada, selama azan masih terdengar, jangan tinggalkan shalat.
Sebab kesempatan untuk shalat hanya ada selama kita hidup. Ketika ajal datang, tidak ada lagi kesempatan untuk menambah satu rakaat pun.
Namun amal shalat yang kita kerjakan karena Allah tidak berhenti manfaatnya ketika kita meninggal. Pahalanya menjadi bagian dari bekal yang kita bawa menuju kehidupan akhirat.
Karena itu, jangan menunggu tua untuk memperbaiki shalat. Jangan menunggu sakit untuk mulai ke masjid. Kita tidak pernah tahu shalat mana yang akan menjadi shalat terakhir kita.
Selama masih bisa bersujud, bersujudlah. Akan datang waktunya kita ingin kembali untuk beramal, tetapi pintunya telah tertutup.
Ya Allah, jagalah shalat kami, istiqamahkan kami dalam ketaatan, dan wafatkan kami dalam keadaan beriman serta taat kepada-Mu
