Petugas Sensus Ekonomi Mulai Turun ke Lapangan, Masyarakat Diminta Berikan Data yang Benar
PADANG (SUMBARKINI.COM) – Petugas sensus ekonomi kini mulai turun langsung ke tengah masyarakat untuk melakukan pendataan di berbagai wilayah. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menghimpun data ekonomi yang akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan, pemberdayaan pelaku usaha, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, petugas mendatangi rumah tangga, pelaku usaha, maupun berbagai unit ekonomi lainnya guna melakukan wawancara dan pendataan sesuai ketentuan yang berlaku. Masyarakat diharapkan dapat menerima petugas dengan baik serta memberikan informasi yang benar, lengkap, dan jujur agar data yang dihasilkan memiliki tingkat akurasi yang tinggi.
Kamis Siang, 6 Agustus 2026, Mira Novita, petugas lapangan sensus mendatangi rumah penduduk di RT 001 RW 003 Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Kepada pemilik rumah yang didatanginya, Mira menjelaskan maksud kedatangannya dan tak lupa memberitahukan bahwa dia sudah berkoordinasi dengan RT setempat.
Dia menjelaskan bahwa dirinya tengah melaksanakan tugas dari rumah ke rumah atau tempat usaha untuk mewawancarai responden dan mencatat data kegiatan ekonomi. "Tepatnya sensus ekonomi tek. Hasil sensus ini nantinya akan jadi salah satu instrumen penting dalam memotret kondisi perekonomian daerah Padang khususnya, Sumbar dan Indonesia pada umumnya."
Mira juga dengan ramah menenangkan ketika ada responden yang namanya tidak terdata di BPS namun untungnya sudah terdata di Dukcapil. Dia pun minta data yang diperlukan dan menginputkannya ke aplikasi yang terdapat di telepon genggamnya.
Bahkan dia pun melayani pertanyaan maupun keluhan yang dialami warga. Umumnya terkait kemunduran ekonomi yang mereka alami dan bagaimana mengupayakan agar anak atau saudara mereka bisa pula mengakses bantuan dari pemerintah.
"Ibuk atau Etek bisa memberikan detil tentang kondisi perekonomian saat ini kepada petugas sejujur-jujurnya. Nanti akan tergambar tingkat kesejahteraan atau kondisi sosialnya berada di desil berapa. Jika di desil 1 maka akan sangat layak untuk mendapatkan program perlindungan sosial (perlinsos). Biasanya link perlinsos dikirim ke Ketua RT untuk diberitahukan ke warganya," urai Mira.
Ditegaskan Mira dari data yang terkumpul, pemerintah dapat mengetahui perkembangan sektor usaha, potensi ekonomi, distribusi lapangan kerja, hingga tantangan yang dihadapi pelaku usaha di setiap wilayah. Data tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam merancang berbagai program pembangunan, mulai dari peningkatan investasi, pengembangan UMKM, penyediaan infrastruktur, hingga kebijakan yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah maupun nasional. "Jadi mohon bantu kelancaran tugas kami dengan memberikan jawaban yang sesuai kondisi terkini keluarga bapak/ibu dan etek ya," harapnya.
Dia pun memberitahukan bahwa seluruh informasi yang diberikan masyarakat dalam sensus dijamin kerahasiaannya sesuai ketentuan yang berlaku. Data yang dihimpun hanya digunakan untuk kepentingan statistik. (*)
