Header Ads

  • Breaking News

    Wabup Iraddatillah Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Mantan Wali Nagari Guguk H. Idrus, S.Pd.MM Dt.Mantiko Salo

    SIJUNJUNG (Sumbarkini.com) — Wakil Bupati Sijunjung, H. Iraddatillah, S.Pt., MM, menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya mantan Wali Nagari Guguk, Kecamatan Koto VII, H. Idrus, S.Pd., MM, yang meninggal dunia dalam usia 64 tahun, Jumat 21 Agustus 2026.

    Hal itu disampaikan H. Iraddatillah saat menghadiri prosesi pemakaman almarhum H. Idrus. Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Sijunjung, Wabup menyampaikan duka cita sekaligus penghargaan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada masyarakat dan daerah.

    “Beliau adalah orang baik. Beliau pernah menjadi guru, kemudian dipercaya menjadi Wali Nagari. Tentu dalam pengabdiannya sudah sangat banyak jasa beliau terhadap daerah kita ini,” ujar H. Iraddatillah

    Menurutnya, kepergian H. Idrus, S.Pd.MM Dt.Mantiko Salo  merupakan kehilangan bagi keluarga maupun masyarakat yang selama ini mengenal sosok almarhum sebagai seorang pendidik dan tokoh yang pernah mengemban amanah pemerintahan di tingkat nagari.

    Wabup juga mengingatkan bahwa kematian merupakan ketetapan dan kuasa Allah SWT yang tidak dapat diketahui manusia. Ia menyebut, berdasarkan informasi yang diterimanya, almarhum masih sempat melaksanakan salat Subuh di masjid sebelum akhirnya ajal menjemput.

    “Itulah rahasia dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Tidak akan bergerak sebesar biji zarrah pun tanpa izin Allah, termasuk roh yang akan lepas dari jasad,” tuturnya.

    Kepada keluarga yang ditinggalkan, H. Iraddatillah berpesan agar senantiasa tabah, sabar dan ikhlas menerima kepergian almarhum. Ia juga mengajak keluarga untuk terus mendoakan almarhum sebagai bentuk bakti kepada orang tua.

    Wabup mengutip hadis Rasulullah SAW bahwa ketika anak Adam meninggal dunia, terputus amalnya kecuali tiga perkara, salah satunya adalah doa anak yang saleh.

    “Semoga keluarga bisa menerima kenyataan ini dengan sabar dan ikhlas serta senantiasa mendoakan orang tua kita. Karena doa anak yang saleh merupakan salah satu amal yang terus mengalir bagi orang tua yang telah meninggal dunia,” katanya.

    Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama hidupnya almarhum pernah melakukan kekhilafan, baik kepada pemerintah daerah, aparatur pemerintahan, maupun masyarakat.

    “Atas nama pribadi, keluarga dan pemerintah daerah, kalau ada kekhilafan beliau, kami sampaikan bahwa kami memaafkan. Mohon disampaikan juga kepada teman-teman pegawai, Pak Camat, Pak Wali Nagari dan pihak lainnya yang tidak hadir pada kesempatan ini,” ucapnya.

    Sebaliknya, H. Iraddatillah yang mengaku cukup sering bergaul dengan almarhum juga meminta kepada pihak keluarga agar memaafkan segala kesalahan dirinya maupun pihak lain yang pernah berinteraksi dengan almarhum.

    “Mungkin ada salah kata, salah ucap dan kekhilafan kami selama bergaul dengan almarhum. Kami juga mohon dimaafkan,” ujarnya.

    Mengakhiri sambutannya, Wabup kembali menyampaikan penghargaan atas seluruh pengabdian almarhum H. Idrus kepada masyarakat dan Kabupaten Sijunjung.

    “Atas nama pribadi, keluarga dan Pemerintah Kabupaten Sijunjung, kami turut berduka cita. Terima kasih atas segala jasa dan pengabdian almarhum. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan menerima seluruh amal ibadah beliau,” pungkasnya.

    Terlihat hadir dalam prosesi tersebut, Kepala Kantor Kesbangpol Sukardi, SH., Camat Koto VII Erick Sedenov, S.IP, p Ketua IPHI H. Syahril Syahda, SH yang juga mantan Wakil Ketua Baznas lSijunjung periode 2021-2026, Wali Nagari Guguk Zainal, S.Pd.I. para Ninik  Mamak dan tokoh masyarakat setempat.

    (Herman) 

    SUMBARKINI

    Website yang menampilkan informasi dan perkembangan terkini di Sumatera Barat dan mereka yang mau berjuang untuk kebangkitan ranah minang.

    Post Bottom Ad