Pererat Persaudaraan Serumpun, Audy Joinaldy Terima Anugerah Kehormatan dari Pengakap Sabah Malaysia
Momen bersejarah ini menjadi simbol kuatnya diplomasi kepanduan antara Indonesia dan Malaysia, dua negara serumpun yang memiliki visi luhur dalam membangun karakter generasi muda.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Pesuruhjaya Pengakap Negeri Sabah, Tuan Jamaludin Jamal bin Jinal. Kehadiran tokoh kepanduan Malaysia yang telah menginjak usia 90 tahun ini memberikan kesan mendalam. Meski usianya tak lagi muda, Tuan Jamaludin tetap tampil energik dan penuh dedikasi, mencerminkan semangat sejati seorang pandu yang tak pernah padam.
Simbol Kehormatan dan Persahabatan Lintas Negara
Bagi Audy Joinaldy, penghargaan ini bukan sekadar pencapaian personal, melainkan sebuah bentuk pengakuan internasional terhadap dedikasi Gerakan Pramuka Sumatera Barat di kancah regional ASEAN.
“Anugerah ini merupakan kehormatan sekaligus amanah bagi kami untuk terus memperkuat persahabatan dan kerja sama kepramukaan antara Sumatera Barat dengan Sabah. Gerakan kepanduan memiliki bahasa yang universal, yaitu persaudaraan, pengabdian, dan pendidikan karakter.”
Audy Joinaldy, Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumatera Barat
Lebih lanjut, Audy menekankan bahwa hubungan antara Gerakan Pramuka Indonesia dan Persekutuan Pengakap Malaysia dibangun di atas landasan visi yang sama. Kedua organisasi ini secara konsisten menempatkan pendidikan karakter, kepemimpinan, kemandirian, serta pengabdian kepada masyarakat sebagai pilar utama pembinaan pemuda.
Kolaborasi ini diharapkan tidak berhenti pada penganugerahan semata, melainkan terus diwujudkan melalui berbagai program strategis bersama. Beberapa inisiatif yang dicanangkan meliputi pertukaran pengalaman, kegiatan kepemudaan gabungan, pendidikan kepramukaan tingkat lanjut, serta program pengembangan kapasitas (capacity building) bagi anggota pandu dari kedua negara.
Daftar Penerima Penghargaan dan Kehadiran Delegasi
Acara penganugerahan ini turut disaksikan oleh jajaran pimpinan kontingen Kwartir Cabang (Kwarcab) se-Sumatera Barat yang tengah berada di Jakarta untuk mengikuti rangkaian kegiatan kepramukaan berskala nasional.
Selain Audy Joinaldy, Persekutuan Pengakap Malaysia Cawangan Sabah juga memberikan anugerah kehormatan kepada sejumlah tokoh penting Gerakan Pramuka Sumatera Barat lainnya yang dinilai memberikan kontribusi signifikan.
Audy Joinaldy --- Ketua Kwarda Gerakan Pramuka Sumatera Barat
Andree H. Algamar --+ Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Padang
Zilfa Efrizon --- Bendahara Kwarda Gerakan Pramuka Sumatera Barat
Brata Tryana Hardjosubroto --- Tokoh Gerakan Pramuka Sumatera Barat
Delegasi dari negeri jiran Malaysia juga hadir dengan formasi lengkap, menunjukkan tingginya apresiasi mereka terhadap mitranya di Indonesia. Berikut adalah jajaran pimpinan Persekutuan Pengakap Malaysia yang turut hadir:
Datuk Awang Zaini HJ Suntim – Timbalan Yang Di Pertua Majlis Pengakap Negeri Sabah
Tuan Jamaludin Jamal bin Jinal – Ketua Pesuruhjaya Pengakap Negeri Sabah
Suszma Khairitszi Mamat – Penolong Pesuruhjaya Antarabangsa Pengakap Malaysia
Lawrence Tan – Penolong Ketua Pesuruhjaya Negeri Sabah
Encik Arfah Mohd Taib – Penolong Pegawai Teknik Kem Gilwell Scout Nature Park Sandakan
Konteks Diplomasi Kepanduan ASEAN
Berdasarkan berbagai referensi kepanduan regional, kolaborasi antara Pramuka Indonesia dan Pengakap Malaysia telah memiliki sejarah panjang, sering kali diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam Jambore Nasional masing-masing negara maupun ASEAN Scout Jamboree. Kerja sama tingkat daerah, seperti antara Sumatera Barat dan Sabah, menjadi bukti bahwa diplomasi people-to-people contact di akar rumput berjalan sangat efektif.
Interaksi budaya dan pendidikan karakter yang diusung oleh gerakan kepanduan terbukti mampu merekatkan hubungan bilateral, mengurangi friksi, dan menciptakan generasi muda yang berwawasan global namun tetap berpijak pada kearifan lokal. Penghargaan ini menjadi penutup yang manis bagi kiprah Audy Joinaldy yang sebelumnya juga telah berpamitan di penghujung masa baktinya sebagai Wakil Gubernur, namun berjanji akan terus berkontribusi bagi kemajuan Sumatera Barat, khususnya melalui jalur kepramukaan. (Febri Rajomudo)

