Hati Orang Tua
Ditulis oleh: Zulhendri Zulkifli Imam Said
"Dan rendahkanlah dirimu terhadap keduanya dengan penuh kasih sayang dan ucapkanlah, 'Wahai Tuhanku, sayangilah keduanya sebagaimana mereka telah menyayangiku ketika aku kecil.'" (QS. Al-Isra': 24)
Ketika orang tua mengantarkan anaknya ke pesantren, sering kali yang lebih berat berpisah bukanlah sang anak, melainkan orang tuanya. Anak mulai beradaptasi dengan lingkungan baru, sedangkan orang tua pulang membawa rindu yang mendalam.
Begitulah fitrah kasih sayang yang Allah tanamkan dalam hati orang tua. Mereka rela berkorban demi kebahagiaan anak-anaknya, bahkan sering menyembunyikan air mata agar anak tetap tegar.
Karena itu, para ulama menjelaskan bahwa pada umumnya, musibah yang paling berat bagi orang tua adalah kehilangan anak. Kasih sayang orang tua kepada anak merupakan naluri yang sangat kuat yang Allah tanamkan dalam hati mereka.
Selagi orang tua masih hidup, berbaktilah kepada mereka. Jangan biarkan kesibukan membuat kita lalai menghubungi, mengunjungi, atau mendoakan mereka. Sebab, ketika mereka telah tiada, kerinduan tidak lagi dapat diobati dengan pertemuan.
Ya Allah, sayangilah kedua orang tua kami sebagaimana mereka menyayangi dan mendidik kami sejak kecil. Ampunilah dosa-dosa mereka, berkahilah usia yang masih hidup, dan kumpulkan kami bersama mereka di surga-Mu.
