Minta Ampun Dulu, Baru Minta Dunia
Ditulis oleh: Zulhendri Zulkifli Imam Said
Nabi Sulaiman ‘alaihis salam berdoa:
“Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh siapa pun setelahku.” (QS. Shad: 35)
Perhatikan urutan doanya. Sebelum meminta kerajaan yang luar biasa, Nabi Sulaiman ‘alaihis salam lebih dahulu meminta ampun kepada Allah.
Dan ketika Allah memberikan kekuasaan dan berbagai kenikmatan, Nabi Sulaiman tidak sombong. Nabi Sulaiman berkata:
“Ini termasuk karunia Tuhanku untuk mengujiku, apakah aku bersyukur atau kufur.” (QS. An-Naml: 40)
Ini pelajaran besar bagi kita. Ketika menginginkan rezeki, kemudahan usaha, keluarga yang baik, atau terkabulnya doa, iringilah permintaan itu dengan istighfar dan meninggalkan dosa.
Istighfar bukan sekadar ucapan Astaghfirullah sementara maksiat tetap diteruskan. Istighfar yang benar diikuti dengan tobat dan kesungguhan memperbaiki perbuatan.
Sebelum banyak meminta apa yang kita inginkan kepada Allah, perbanyaklah meminta agar Allah mengampuni kita.
Ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami, terimalah tobat kami, karuniakan rezeki yang halal dan berkah, serta jadikan setiap nikmat membuat kami semakin bersyukur dan taat kepada-Mu.
