Tak Menunggu Warga Datang, Lubuk Begalung Jemput Bola Percepat Pendataan Perlinsos hingga Akhir Pekan
PADANG (SUMBARKINI.COM) — Tidak semua warga memiliki waktu yang sama untuk datang ke kantor pelayanan. Ada yang harus bekerja sejak pagi, mengurus keluarga, atau memiliki keterbatasan untuk meninggalkan rumah. Karena itu, pelayanan sosial yang baik bukan hanya soal membuka pintu kantor, tetapi juga memastikan pintu pelayanan bisa dijangkau oleh masyarakat.
Hal itulah yang tengah didorong Kecamatan Lubuk Begalung, Kota Padang, dalam mempercepat pendataan dan aktivasi Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Hingga Minggu (30/8/2026), petugas diterjunkan langsung ke lapangan dengan pola pelayanan jemput bola. Mereka mendatangi masyarakat dari rumah ke rumah untuk membantu warga yang belum melakukan pendataan maupun aktivasi Perlinsos.
Langkah tersebut tidak sebatas mengumpulkan data. Di lapangan, petugas juga memberikan informasi dan pendampingan agar masyarakat memahami proses serta layanan yang tersedia.
Camat Lubuk Begalung, Ikrar Prakarsa, mengatakan pelayanan tetap dimaksimalkan meskipun memasuki akhir pekan. Selain mendatangi rumah warga, Kantor Camat Lubuk Begalung dan kantor kelurahan juga tetap membuka pelayanan pada Sabtu dan Minggu.
“Pelayanan kita lakukan dengan sistem jemput bola. Petugas turun langsung ke rumah masyarakat, dan pelayanan di kantor camat maupun kantor lurah juga tetap dibuka pada Sabtu dan Minggu,” ujar Ikrar.
Bagi warga yang selama ini terkendala waktu pada hari kerja, pembukaan layanan pada akhir pekan memberikan ruang tambahan untuk menyelesaikan proses pendataan atau aktivasi.
Di balik urusan administrasi tersebut, ada kebutuhan yang jauh lebih sederhana: memastikan masyarakat tidak kehilangan kesempatan mendapatkan akses pelayanan sosial hanya karena persoalan jarak, waktu, atau keterbatasan informasi.
Karena itu, percepatan pendataan menjadi penting. Data yang lebih lengkap dan proses aktivasi yang dilakukan sesuai ketentuan dapat membantu pelayanan sosial berjalan lebih terarah dan tepat sasaran.
Ikrar mengajak masyarakat yang belum melakukan pendataan atau aktivasi Perlinsos untuk memanfaatkan layanan yang tersedia. Warga dapat menunggu petugas yang datang ke lingkungan mereka atau mendatangi kantor camat dan kantor kelurahan yang tetap memberikan pelayanan pada akhir pekan.
“Kami ingin pelayanan ini benar-benar memudahkan masyarakat. Karena itu, warga yang belum melakukan pendataan atau aktivasi agar segera memanfaatkan layanan yang tersedia, sehingga prosesnya dapat berjalan cepat dan tepat,” katanya.
Pelayanan jemput bola pada akhirnya bukan sekadar cara pemerintah mendatangi warga. Ini adalah upaya mendekatkan proses administrasi kepada kehidupan sehari-hari masyarakat.
Sebab, pelayanan sosial akan semakin berarti ketika warga tahu ke mana harus datang, memahami apa yang harus dilakukan, dan memiliki kesempatan yang cukup untuk mengaksesnya.
Kini, kesempatan itu dibuka lebih luas di Lubuk Begalung—bahkan hingga akhir pekan.
Bagi warga yang belum melakukan pendataan atau aktivasi Perlinsos, jangan menunggu sampai kesempatan terlewat. Cari informasi melalui petugas di lingkungan masing-masing, kantor camat, atau kantor kelurahan setempat.