Jangan Jadi Pribadi Sekuler
Ditulis oleh: Zulhendri Zulkifli Imam Said
Katakanlah, sesungguhnya salatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan seluruh alam."(QS. Al-An'am: 162)
Dalam sebuah kajian di Makassar, Ustadz Khalid Basalamah menyampaikan bahwa siapa yang ingin sukses dalam kehidupan hendaknya meneladani Rasulullah ï·º. Ingin menjadi anak yang baik, teladanilah Rasulullah ï·º. Ingin menjadi suami yang baik, teladanilah Rasulullah ï·º. Ingin menjadi pemimpin, pedagang, atau pengusaha yang sukses, teladan terbaik tetap Rasulullah ï·º.
Islam hadir untuk membimbing seluruh aspek kehidupan, bukan hanya urusan ibadah di masjid.
Sering kali kita mengkritik negara yang memisahkan agama dari kehidupan. Namun, tanpa disadari, jangan-jangan kita sendiri telah menjadi pribadi sekuler. Islam hanya hadir ketika salat, puasa, dan zakat, tetapi ketika berdagang, bekerja, memimpin, berpakaian, bermuamalah, bahkan mencari pembiayaan, aturan Islam mulai ditinggalkan.
Seorang muslim sejati tidak memilih-milih syariat. Ia berusaha menghadirkan nilai-nilai Islam dalam setiap langkah kehidupannya. Bisnisnya jujur, muamalahnya halal, pakaiannya menjaga syariat, akhlaknya mulia, dan seluruh usahanya diarahkan untuk mencari rida Allah.
Jangan hanya beragama di masjid. Jadikan Islam sebagai pedoman di setiap inci kehidupan. Itulah jalan menuju keberkahan dunia dan kebahagiaan akhirat.
Ya Allah, jadikanlah kami hamba yang menerima syariat-Mu secara sempurna, istiqamah mengamalkannya dalam seluruh aspek kehidupan, dan wafatkan kami dalam keadaan berserah diri kepada-Mu.
