Pin Emas Kapolri untuk Dirlantas Sumbar, Pelayanan Publik Harus Makin Bermanfaat
PADANG (SUMBARKINI.COM) – Penghargaan bukan hanya tentang siapa yang menerimanya, tetapi juga tentang nilai dan tanggung jawab yang menyertainya. Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol. Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, menerima Pin Emas Kapolri atas dedikasi dan capaian dalam menjalankan tugas di bidang lalu lintas.
Penghargaan tersebut disematkan Wakapolda Sumatera Barat Brigjen Pol. Solihin dalam rangkaian syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di Gedung Rangkayo Basa, Kota Padang.
Wakapolda menyebutkan Pin Emas Kapolri merupakan bentuk apresiasi pimpinan Polri kepada personel yang dinilai memberikan kontribusi dalam pelaksanaan tugas kepolisian.
DItegaskannya, bagi masyarakat, penghargaan tersebut menjadi momentum untuk melihat lebih jauh bagaimana pelayanan lalu lintas terus dikembangkan agar semakin mudah diakses, responsif, dan memberikan manfaat nyata.
Penghargaan dari Kerja Bersama
Usai menerima penghargaan, Kombes Reza menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Kapolri.
Ia menegaskan, capaian tersebut tidak terlepas dari kerja bersama seluruh personel Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar.
“Capaian tersebut tidak terlepas dari kerja bersama seluruh personel Ditlantas Polda Sumbar dalam menjalankan berbagai tugas pelayanan, pengaturan, serta penegakan hukum lalu lintas,” ujar Reza.
Pernyataan tersebut menempatkan penghargaan bukan semata-mata sebagai pencapaian individu, melainkan hasil kerja kolektif personel yang menjalankan tugas di berbagai lini pelayanan lalu lintas.
Mulai dari pengaturan arus kendaraan, pelayanan administrasi, hingga penegakan hukum, setiap tugas memiliki kaitan langsung dengan aktivitas masyarakat sehari-hari.
Reza mengatakan di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat dan mudah, pemanfaatan teknologi menjadi salah satu bagian dari pembenahan di lingkungan Ditlantas Polda Sumbar.
"Sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) digunakan dalam mendukung penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi. Sementara itu, Regional Traffic Management Centre (RTMC) dioptimalkan untuk membantu pengelolaan informasi lalu lintas," ujarnya.
Pada sisi administrasi kendaraan bermotor, masyarakat juga dapat memanfaatkan aplikasi Samsat Digital Nasional (SIGNAL) untuk layanan yang tersedia melalui sistem tersebut. Penggunaan teknologi ini diarahkan untuk mendukung pelayanan yang lebih praktis sekaligus membantu pelaksanaan tugas kepolisian.
Namun, keberhasilan pelayanan digital tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan aplikasi dan perangkat. Kemudahan penggunaan, kejelasan informasi, serta akses bagi masyarakat yang belum terbiasa dengan layanan digital juga menjadi bagian penting dari pelayanan publik.
Dengan demikian, pembenahan berbasis teknologi perlu berjalan beriringan dengan pelayanan langsung yang tetap mudah dijangkau masyarakat.
Ketika Jalan Padat, Kehadiran Petugas Dibutuhkan
Di jalan raya, kebutuhan masyarakat tidak selalu dapat diselesaikan melalui sistem digital.
Kemacetan, antrean kendaraan, dan perubahan arus lalu lintas tetap membutuhkan kehadiran petugas yang mampu mengambil tindakan sesuai kondisi di lapangan.
Untuk mendukung kelancaran arus kendaraan, Ditlantas Polda Sumbar menempatkan Tim Patroli Urai Kemacetan pada sejumlah titik yang mengalami kepadatan.
Kehadiran personel tersebut ditujukan untuk membantu mengurai antrean dan menjaga kelancaran lalu lintas.
Upaya lain dilakukan melalui pendekatan edukatif dan persuasif kepada pengguna jalan.
Dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan Singgalang 2026, edukasi mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran keselamatan berkendara.
Keselamatan di jalan bukan hanya tanggung jawab petugas. Pengendara, penumpang, pejalan kaki, dan seluruh pengguna jalan memiliki peran dalam menciptakan perjalanan yang aman.
Kepatuhan terhadap rambu, penggunaan perlengkapan keselamatan, serta sikap saling menghormati di jalan merupakan bagian dari kebiasaan yang perlu terus dibangun.
Membina Personel, Menanamkan Keselamatan Sejak Dini
Pembenahan di lingkungan Ditlantas Polda Sumbar juga menyentuh aspek pembinaan personel. Sejumlah kegiatan pembinaan rohani dan mental dilaksanakan melalui Gerakan Subuh Berjamaah, Polisi Jumat Berkah, serta program Satu Hari Satu Kebaikan.
Dalam rangkaian HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, kegiatan sosial dan kemanusiaan turut digelar. Di antaranya anjangsana, ziarah ke Taman Makam Pahlawan, bakti sosial, dan bakti kesehatan.
Sementara itu, edukasi keselamatan berlalu lintas juga diarahkan kepada generasi muda melalui program Polisi Cilik. Program tersebut menjadi salah satu sarana untuk mengenalkan kedisiplinan dan budaya tertib berlalu lintas sejak usia dini.
Pengenalan keselamatan sejak anak-anak diharapkan dapat membantu membangun pemahaman bahwa aturan di jalan bukan sekadar kewajiban, melainkan bagian dari upaya melindungi diri sendiri dan orang lain.
Pembenahan yang gencar dilakukan di lingkungan Direktorat Lalu Lintas Polda Sumbar menjadikan penghargaan Pin Emas Kapolri yang diterima Dirlantas Polda Sumbar menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 kian bermakna. Di balik seremoni tersebut, pekerjaan pelayanan publik tetap berlangsung setiap hari dan menuntut peningkatan.
Masyarakat membutuhkan jalan yang lebih tertib, informasi lalu lintas yang mudah dipahami, pelayanan administrasi yang jelas, serta penegakan hukum yang profesional dan dapat dipertanggungjawabkan. Karena itu, penghargaan dapat menjadi pengingat bahwa capaian institusi perlu terus diikuti dengan peningkatan kualitas pelayanan. (Red)
